Inovasi SIGAP ICU
Penulis
Nabila Ulfa Walmi, S.Kom, MM
Terbit
23 Oct 2025
Dilihat
5
Sebagai instansi pemerintah, RSUD dr.Sadikin memiliki peran strategis dalam menyelenggarakan pelayanan perawatan Intensive Care Unit (ICU). Meskipun ICU sudah berjalan di RSUD dr.Sadikin namun saat ini pelayanan yang diberikan belum optimal. Sejak diaktifkan ICU tahun 2025, ICU RSUD Sadikin dalam pemantauan pasien tersebut hanya mengunakan pemantaua manual yang terbatas, misalnya pencatatan di kertas flow chart dan dokter spesialis hanya mendapat laporan lewat telefon sehingga tidak adanya laporan kondisi pasien berkala yang real. Kondisi tersebut apabila dibiarkan akan perdampak pada pelayanan dan angka keselamatan pasien ICU di RSUD dr. Sadikin, yang akhirnya akan berdampak pada kepercayaan masyarakat terhadap penanganan pasien rawatan ICU RSUD dr.Sadikin.
Oleh karena itu, dibutuhkan terobosan dalam bentuk inovasi yang disebut dengan SIGAP ICU (Optimalisasi Pengaktifan Whatsapp Group untuk pemantauan pasien ICU di RSUD dr.Sadikin). Inovasi ini berupa pembuatan Whatsapp Group untuk mengirim foto dan video pasien yang real secara berkala/terjadi perubahan klinis. Grup ini berisikan semua perawat ICU, dokter spesialis dan dokter umum. Dengan cara ini, diharapkan pelayanan dan penanganan pasien ICU lebih optimal dengan harapan tercipta sistem pelayanan ICU cepat, aman, berkualitas, dan berbasis bukti dan sesuai dengan standar yang ditetapkan demi menjaga mutu layanan.
Setelah inovasi SIGAP ICU diterapkan, terlihat pada seluruh pasien ICU yang dirawat sejak layanan dibuka, yaitu dengan total sebanyak 30 pasien berhasil ditangani di RSUD dr. Sadikin Kota Pariaman tanpa harus dirujuk ke rumah sakit lain. Seluruh pasien tersebut 100% mengalami perbaikan kondisi hingga dapat dipindahkan ke ruang perawatan biasa untuk melanjutkan proses pengobatan. Artinya ada nilai positif terhadap koordinasi dan kecepatan pengambilan keputusan klinis. Melalui komunikasi yang berlangsung secara real-time selama 24 jam, setiap perubahan kondisi pasien dapat segera dilaporkan dan ditindaklanjuti oleh DPJP sehingga memungkinkan pemberian terapi dan tindakan medis dilakukan lebih cepat, tepat, dan terkoordinasi. Capaian ini juga menunjukkan bahwa inovasi menggunakan Whatsapp grup untuk monitoring pasien ICU tidak hanya meningkatkan efektivitas komunikasi antar tenaga kesehatan, tetapi juga berkontribusi terhadap peningkatan mutu pelayanan, keselamatan pasien, serta kepercayaan masyarakat terhadap layanan ICU RSUD dr. Sadikin Kota Pariaman.